Cari Hiburan Murah Hanya dengan Kuota

"Memaafkan itu tugas Tuhan, tugas gue ya ngirim dia ke Tuhan," tulis seorang netizen di Twitter yang membuat aku ngakak panjang.

Boleh juga, pikirku.

Beberapa waktu terakhir aku lebih sering menyelami Twitter. Ada saja memang netizen dengan segala cercaan, tapi kalau dipikir-pikir benar juga.

Oh ya, aku juga membuat grup dalam DM yang beranggotakan aku, Arini dan Nanda. Isinya tentu saja penuh ghibah atas drama yang terjadi di Twitter setiap harinya. Well, kalau bukan itu ya curhat mengenai cowok-cowok aneh bin ajaib pengguna dating apps yang ujung-ujungnya bikin kami berpikir "jangan-jangan jodoh gue udah ke swipe left atau nggak tinggal di Indonesia,".

Karena sekarang sedang memasuki fase jatuh misqueen, aku pun mencari hiburan yang setidaknya bisa dinikmati dengan harga murah. Dan sepertinya memiliki teman yang tepat untuk ghibah pun menjadikan Twitter tempat yang sempurna.

Shout out to @nandafitsu & @arinifadlilah !!

Dalam grup tersebut, kami lebih leluasa untuk mengumpat. Hal yang tentu saja takkan kami lakukan di publik lantaran mulut netizen sekarang lebih tajam dari pisau dapur. Apalagi pemerintah pun kini mengurusi pengucapan "a*njay" yang dinilai tidak mendidik.

Dan tentu saja kami kami tak ingin dipenjara karena UU ITE :)

Setelah berbulan-bulan terisolasi, sepertinya aku menyadari yang aku butuhkan adalah teman yang serasi untuk tetap berkomunikasi dan tidak perlu setiap hari. Yang penting 1 frekuensi!

Beberapa waktu yang lalu aku sempat ingin sendirian saja. Tak ingin diganggu siapapun. Bahkan pesan di WhatsApp pun DM Twitter/Instagram pun terabaikan. Rasanya aku hanya ingin bersama aku.

Namun, ketika beberapa teman dekatku mulai mencoba menjangkau, rasanya sangat membahagiakan. Aku pun sempat bertemu mereka sesekali, mereka (Astri, Arman dan Vania) memang selalu bisa diandalkan ketika aku butuh sandaran dan pelukan.

Sementara teman-teman di kantor lamaku, Mba Sari&Efa, kami lumayan sering mengobrol via video call. Mungkin bisa berlangsung hingga 5-6 jam lamanya. Hanya untuk ngobrol hal yang tidak penting dan bertanya soal kabar terkini.

Lalu, rutinitas bertemu dengan Karla beberapa waktu terakhir meningkat. Bahkan dia sempat menginap di rumahku. Well, kami memang tengah merencanakan sesuatu yang pula sedang kami perjuangkan. Semoga saja bisa terwujud dalam waktu dekat. (Tolong sertakan aamiin-mu juga ya, hehe)

Ya, seperti itulah caraku menghibur diri tanpa mengeluarkan uang dari pundi-pundi.

Semoga corona ini cepat berakhir, ya. Aku rindu bertemu teman-teman dekatku yang lainnya ❤️

Flori, 
1 September 2020

Comments

Post a Comment

Popular Posts